Dzikir Pagi dan Petang: Panduan Wirid Harian
Nabi Muhammad SAW secara rutin membaca dzikir-dzikir tertentu pada pagi dan petang hari. Ini disebut "azkar" atau "wirid." Program wirid harian adalah perisai spiritual seorang Muslim.
Dzikir pagi dibaca setelah shalat Subuh hingga matahari terbit. Dzikir petang dibaca setelah shalat Ashar hingga matahari terbenam. Berikut dzikir pagi dan petang yang utama:
Ayat al-Kursi (Al-Baqarah, 255): Dibaca sekali di pagi dan sekali di petang hari. Nabi bersabda, "Barangsiapa membaca Ayat al-Kursi di pagi dan petang hari, Allah akan melindunginya dari segala kejahatan."
Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas: Dibaca tiga kali setiap pagi dan petang. Surah-surah ini adalah doa perlindungan dari keburukan.
Dzikir tasbih: 33 Subhanallah, 33 Alhamdulillah, 33 Allahu Akbar, dan sekali "La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ala kulli syai'in qadir."
Shalawat: "Allahumma shalli ala Muhammad wa ala ali Muhammad" minimal 10 kali.
Istighfar: "Astaghfirullah" minimal 100 kali. Nabi memberitahukan bahwa beliau beristighfar lebih dari 70 kali sehari.
Melakukan dzikir-dzikir ini secara rutin meningkatkan keberkahan hari, melindungi dari kejahatan, dan menguatkan secara spiritual. Dengan Ihlas Ring Pro, Anda dapat menghitung dan melacak dzikir-dzikir ini tanpa terlewat satu pun.
Untuk meningkatkan praktik dzikir Anda
Jelajahi İhlas Ring Pro →